Cara Mencegah Kanker Serviks Yang Mudah Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Serviks Yang Mudah Dilakukan

Cara Mencegah Kanker Serviks ,- Kanker serviks termasuk jenis kanker pembunuh nomor satu bagi wanita di Indonesia. Yang mana setiap 1 menit, seorang wanita di Indonesia meninggal karena kanker serviks.

Penyakit ini dapat dialami oleh semua perempuan dari usia berapa pun. Karena itu, sebaiknya Anda mewaspadai dan melakukan pencegahan sejak dini.

Cara Mencegah Kanker Serviks

Penyebab dan Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks merupakan jenis kanker yang tumbuh pada leher rahim wanita. Yang mana kanker ini disebabkan oleh human papiloma virus (HPV) yang menular melalui hubungan seksual, seperti anal, oral atau vaginal.

Virus ini juga mudah berpindah dan menyebar melalui sentuhan kulit. Penggunaan wc umum yang terinfeksi HPV dapat menularkan kepada orang yang menggunakannya jika tidak dibersihkan dengan baik.

Ketika pertama kali terpapar virus HPV, kanker serviks sulit untuk dideteksi dan gejala baru akan muncul ketika sel kanker telah menyebar ke jaringan lainnya.

Walaupun sulit terdeteksi, namun penyakit ini dapat ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut :

  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Sakit pada daerah pinggul.
  • Berkurangnya berat badan.
  • Timbul keputihan abnormal.
  • Tubuh mudah merasa lemah.
  • Pembengkakan pada salah satu atau kedua kaki.
  • Ketika menstruasi, darah keluar dalam jumlah banyak dan berlebihan.
  • Nyeri ketika berhubungan intim, bahkan terkadang disertai dengan pendarahan.

Apabila Anda mengalami ciri-ciri diatas, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk memastikan apakah Anda menderita kanker serviks atau tidak.

6 Cara Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

obatkankerserviksalami.com ,- Meskipun kanker serviks termasuk penyakit mamatikan bagi kaum wanita. Tetapi justru kanker jenis ini adalah satu-satunya kanker yang dapat dicegah.

Berikut beberapa cara mencegah kanker serviks yang bisa Anda lakukan, yakni :

  1. Melakukan Pap Smear (Skrining Serviks)

Cara paling umum untuk mencegah kanker serviks yaitu melakukan pap smear. Pap smear adalah alat skrining untuk mendeteksi adanya kanker serviks.

Sebaiknya wanita mulai melakukan tes ini sejak usia 21 tahun. Wanita yang berusia 21 hingga 29 tahun setidaknya melakukan tes pap smear setiap 3 tahun sekali.

  1. Vaksin HPV

Vaksin HPV dapat membantu mencegah berkembangnya infeksi virus HPV dalam tubuh, bahkan vaksin ini aman untuk dilakukan anak-anak yang organ reproduksinya sudah mulai aktif.

Karena itu, cara mencegah kanker serviks yang satu ini dapat dilakukan sejak anak-anak perempuan berusia 12-13 tahun dan diulangi setiap 6 bulan sebanyak 3 kali pemberian.

  1. Hindari Rokok

Rokok memiliki sifat oksidatif yang dapat memicu sel kanker muncul dan berkembang menjadi lebih ganas. Dalam setiap kepula asap rokok mengandung 4.000 racun kimia berbahaya dan 43 diantaranya bersifat karsinogenik atau merangsang tumbuhnya kanker.

  1. Melakukan Seks Aman

Lebih dari 90% kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus HPV yang penyebarannya melalui hubungan seksual yang tidak aman. Karena itu, gunakan kondom ketika berhubungan seksual untuk mengurangi risiko tertular tertular HPV.

Selain itu, orang yang sering bergonta-ganti pasangan seksual memiliki risiko tinggi tertular HPV. Wanita yang memiliki satu pasangan pun dapat terinfeksi virus ini apabila pasanganya mempunyai banyak pasangan seksual lain.

  1. Menjaga Kebersihan Vagina

Anda harus selalu menjaga kebersihan vagina khususnya ketika menstruasi dan keputihan. Gunakan caira antiseptik kewanitaan yang mengandung povidone iodine dapat Anda lakukan untuk menjaga kebersihan vagina.

  1. Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup sehat akan jauh lebih baik daripada gaya hidup yang tidak teratur. Selain menjaga kesehatan, dengan gaya hidup sehat akan terhindar dari beberapa penyakit yang menyerang tubuh, termasuk kanker serviks.

Melakukan gaya hidup sehat dengan memakanan makanan sehat yang kaya akan serat dan vitamin serta melakukan olahraga secara teratur akan membantu Anda agar terhindar dari infeksi HPV.

Itulah 6 cara mencegah kanker serviks yang dapat Anda lakukan sejak dini. Jangan menunggu hingga gejala kanker muncul, segera lakukan pap smear jika Anda merasa berisiko terkena kanker jenis ini.

Posted by :

Obat Kanker Serviks Alami

Makanan Sehat Khusus Penderita Kanker Serviks

Makanan Sehat Khusus Penderita Kanker Serviks ,- Selain dengan pengobatan, penderita kanker serviks juga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan sehat yang baik untuk penderita kanker.

Karena menjalani pola makan sehat dan seimbang akan mendukung kelancaran pengobatan kanker serviks, yang mana hal ini juga akan meningkatkan mood dan kesehatan tubuh penderita secara keseluruhan.

Tidak hanya penderita kanker serviks saja, namun orang-orang yang ingin mencegah kanker serviks atau mereka yang berisiko terkena kanker serviks juga harus memenuhi makanan sehat yang baik untuk penderita kanker serviks ini.

Daftar Makanan Sehat Khusus Penderita Kanker Serviks

Makanan Sehat Khusus Penderita Kanker Serviks

Tumbuhnya sel kanker sangat dipengaruhi oleh gaya hidup dan pola makan yang dilakukan. Setiap makanan yang masuk pada tubuh pasti memberikan efek tertentu, ada yang merugikan dan ada juga yang menguntungkan.

Hal tersebut juga berlaku untuk penderita kanker serviks, pola makan yang tepat dan nutrisi seimbang sangat diperlukan oleh penderita kanker serviks untuk membantu dalam mempercepat pengobatan yang dilakukan.

Berikut beberapa makanan sehat khusus penderita kanker serviks dan wanita yang memiliki resiko tinggi terkena kanker serviks, antara lain :

  1. Makanan Yang Mengandung Polyphenol dan Flavonoid

Makanan dengan kandungan polyphenol dan flavonoid dapat menghambat perkembangan sel kanker dan membangun imunitas tubuh. Yang mana hal ini sangat diperlukan oleh tubuh penderita kanker serviks.

Beberapa jenis makanan tersebut yakni cabe hijau, anggur merah, minyak zaitun, walnut, tomat dan coklat.

  1. Makanan Dengan Kandungan Vitamin B

Vitamin B yang ada dalam makanan, sangat bermanfaat untuk meminimalisir zat yang mengakibatkan pertumbuhan sel kanker serviks. Vitamin B juga dapat membantu dalam mencegah sel kanker agar tidak berkembang semakin parah.

Jenis makanan dengan kandungan vitamin B yaitu brokoli, kubis, dan bunga kol.

  1. Makanan Yang Mengandung Vitamin A dan C

Vitamin A dan C bermanfaat dalam menghambat dan menghentikan perkembangan sel kanker serviks. Hal ini tentu sangat baik untuk penderita kanker serviks.

Contoh makanan dengan vitamin A dan C yaitu ayam, wortel, sawi hijau, tomat, selada air, ubi dan labu.

  1. Makanan Dengan Kandungan Betakaroten

Makanan dengan kandungan betakaroten dapat membantu dalam mencegah tumbuhnya sel kanker serviks dibagian tubuh lain akibat perkembangan sel kanker yang dialami.

Jenis makanan dengan kandungan betakaroten yaitu wortel.

  1. Makanan Yang Kaya dengan Asam Folat

Asam folat terbukti dapat mengurangi risiko kanker serviks pada orang yang terinfeksi virus HPV. Hal ini sangat baik bagi mereka yang ingin mencegah kanker serviks sekaligus mencegah penyebaran kanker serviks.

Anda bisa mendapatkan asam folat dari makanan seperti alpukat, jeruk, selada, stroberi, buncis dan roti-rotian.

  1. Makanan Dengan Kandungan Antioksidan

Makanan dengan kandungan antioksidan tinggi sangat bermanfaat untuk menghilangkan racun-racun penyebab munculnya sel kanker serviks. Dimana makanan dengan antioksidan tinggi juga sangat diperlukan oleh penderita kanker serviks.

Makanan yang diperkaya dengan kandungan antioksidan yaitu ikan salmon, jeruk, alpukat, paprika, dan blueberry.

  1. Makanan Yang Mengandung Genistein

Kandungan genistein terbukti mampu mencegah perkembangan sel kanker serviks, sehingga makanan ini baik untuk penderita kanker serviks atau Anda yang ingin terhindar dari penyakit kanker serviks.

Jenis makanan yang mengandung genistein yaitu kacang kedelai.

  1. Makanan Dengan Kandungan Karotenoid

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa makanan dengan kandungan karotenoid memiliki efek positif bagi penderita kanker serviks, yakni dapat mencegah perkembangan sel kanker serviks agar tidak semakin parah.

Contoh makanan dengan kandungan karotenoid yaitu wortel, ubi manis, labu kuning dan labu siam.

Itulah beberapa Makanan Sehat Khusus Penderita Kanker Serviks yang sebaiknya ia konsumsi setiap hari. Anda yang memiliki risiko tinggi terkena kanker serviks juga sebaiknya konsumsi makanan diatas sebagai pencegahan kanker serviks.

Selain dengan mengkonsumsi makanan-makanan diatas, penderita kanker serviks juga penting untuk menghindari pantangan makanan penderita kanker serviks seperti daging merah, unggas, ikan, junkfood, kentang, gandum utuh, jamur, rumput laut, dan produk susu.

Bagi Anda yang sedang mencari pengobatan untuk mengatasi kanker serviks, kami rekomendasikan agar Anda mencoba pengobatan secara herbal yakni dengan Walatra Zedoril 7 ( WZY7 ), obat herbal khusus kanker yang telah banyak membantu penderita dalam mengatasi penyakit kanker yang diderita, termasuk kanker serviks.

Informasi lebih lengkapnya silahkan kunjungi >>> Obat Kanker Serviks Alami

Demikian informasi seputar Makanan Sehat Khusus Penderita Kanker Serviks yang bisa kami sampaikan. Semoga informasi singkat ini bermanfaat dan  dapat menambah wawasan serta menjawab rasa ingin tahu Anda.

Terima kasih sudah menyimak artikel sederhana kami, jangan lupa bagikan jika Anda rasa artikel ini bermanfaat. Salam Sehat 🙂

by post. obatkankerserviksalami.com

Mengetahui Tahapan Stadium Kanker Serviks

Mengenal Tahapan Stadium Kanker Serviks

Tahapan Stadium Kanker Serviks .- Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematian wanita di Indonesia. Yang mana pada tahapa awal, kanker serviks tidak menimbulkan gejala khas.

Karena hal tersebutlah banyak wanita tidak menyadari jika dirinya menderita kanker serviks. Selain itu, minimnya informasi tentang penyakit ini juga membuat kanker serviks tidak terdeteksi sejak dini. Sehingga kanker serviks pun bisa memasuki stadium lanjut yang sulit untuk diobati.

Untuk itu, sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui gejala dan tahapan stadium kanker serviks sejak dini. Karena semakin awal terdeteksi dan terapi, maka angka kesembuhannya pun akan lebih baik.

Gejala Kanker Serviks Pada Wanita

Tahapan Stadium Kanker ServiksKanker serviks adalah kanker yang terjadi pada leher rahim wanita dan disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV). Dimana HPV ini dapat menular melalui hubungan seks yang tidak sehat (seperti seks tanpa kondom atau berbagi mainan seks yang sama).

Dalam tubuh wanita, virus HPV menghasilkan dua jenis protein yaitu E6 dan E7. Kedua protein ini berbahaya karena dapat menonaktifkan gen-gen tertentu dalam tubuh wanita yang berperan dalam menghentikan perkembangan tumor.

Kedua protein ini dapat menyebabkan pertumbuhan sel-sel dinding rahim menjadi tidak wajar, dan akhirnya akan mengakibatkan perubahan gen (mutasi gen). Mutasi gen inilah yang menyebabkan kanker serviks berkembang dalam tubuh.

Pada tahap awal, kanker serviks umumnya tidak menimbulkan gejala. Gejala kanker serviks baru akan muncul ketika kanker sudah memasuki stadium lanjut. Berikut gejala umum kanker serviks yang sering dirasakan penderita, yaitu :

  • Keluar cairan vagina yang tidka normal seperti berbau menyengat atau disertai dengan darah.
  • Nyeri di pinggang (punggung bawah) atau kaki.
  • Nyeri pada panggul (di perut bagian bawah).
  • Pendarahan yang tidak wajar dari vagina.
  • Nyeri ketika berhubungan seks.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Menstruasi tidak teratur.
  • Tubuh mudah lelah.
  • Kaki bengkak.

Jangan sepelekan gejala kanker serviks yang Anda alami, karena hal ini hanya akan membuat kondisi Anda semakin memburuk dan kehilangan kesempatan perawatan yang efektif.

Lebih baik lagi, jangan menunggu hingga gejala kanker serviks muncul. Cara terbaik untuk merawat kelamin adalah dengan melakukan tes pap smear dan pemeriksaan panggul secara rutin ke dokter kandungan.

5 Tahapan Stadium Kanker Serviks

Berdasarkan penyebaran sel kanker dan tingkat tumor utama, kanker serviks dikelompokkan menjadi lima stadium. Dengan mengetahui stadium kanker serviks ini, diharapkan dokter dan penderita bisa merencanakan pengobatan sesuai dengan tingkatan.

Berikut 5 Tahapan Stadium Kanker Serviks :

Stadium 0

Pada stadium 0, sel kanker hanya ada di sel-sel pada permukaan leher rahim. Bahkan sel kanker tidak menyebar dan menyerang jaringan yang lebih dalam dari leher lahim.

Meski demikian, kanker serviks pada stadium ini berpotensi berkembang ke bagian tubuh lainnya. Untuk itu, mendeteksi dini dan memberikan pengobatan sesuai sangat dibutuhkan pada stadium 0.

Stadium 1

Sel kanker pada stadium 1 telah menyerang serviks, namun tidak tumbuh di luar rahim. Sel kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening yang ada didekatnya. Stadium 1 ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

Stadium 1A => Jumlah sel kanker pada tahap 1A masih sedikit dan hanya bisa dilihat dengan menggunakan mikroskop. Stadium 1A dibagi menjadi 2 kelompok :

  • Stadium 1A1, sel kanker sudah menyerang serviks dengan kedalaman <3 mm dan lebar <7 mm.
  • Stadium 1A2, sel kanker ada di jaringan serviks dengan kedalaman 3-5 mm dan lebar <7 mm.

Stadium 1B => Sel kanker dapat dilihat tanpa bantuan mikroskop, yang mana ukurannya lebih besar dibandingkan stadium 1A dan masih dapat menyebar di jaringan serviks. Stadium 1B dibagi menjadi :

  • Stadium 1B1, kanker memiliki ukuran ≤4 cm.
  • Stadium 1B2, sel kanker berukuran 4 cm.

Stadium 2

Kanker sudah menyebar ke bagian luar leher rahim, namun belum pada dinding pelvis atau bagian bawah vagina. Sel kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening terdekat atau ke bagian tubuh yang lainnya. Stadium 2 dibagi lagi menjadi :

  • Stadium 2A, kanker belum menyebar ke jaringan disamping leher rahim (parametria), namun mungkin telah tumbuh diatas vagina.
  • Stadium 2B, kanker telah menyebar ke jaringan yang berada di samping leher rahim (parametria).

Stadium 3

Kanker serviks pada stadium 3 telah menyebar keluar rahim, namun masih berada dalam rongga panggul dan belum masuk ke kandung kemih (rektum). Sel kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening terdekat atau ke bagian tubuh lain yang lebih jauh. Stadium 3 dibagi lagi menjadi :

  • Stadium 3A, sel kanker telah menyebar ke sepertiga bagian bawah vagina, namun tidak ke dinding panggul.
  • Stadium 3B, sel kanker telah tumbuh di dalam dinding panggul atau bahkan telah memblokir ureter karena ukurannya yang sudah membesar. Sumbatan ini dapat mengakibatkan ginjal berhenti bekerja.

Stadium 4

Stadium 4 merupakan stadium akhir dari kanker serviks. Sel kanker tidak hanya menyerang serviks, namun juga telah menyerang ke bagian dekat serviks atau bagian tubuh lainnya yang bahkan jauh dari serviks. Kanker serviks pada stadium 4 ini dibagi lagi menjadi :

  • Stadium 4A, sel kanker telah menyebar ke kandung kemih atau rektum, namun tidak ke kelenjar getah bening atau tempat yang jauh.
  • Stadium 4B, sel kanker telah menyebar ke organ di luar panggul seperti paru-paru atau hati.

Itulah 5 Tahapan Stadium Kanker Serviks, yang mana stadium ini menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran sel kanker.

Masa depan penderita kanker serviks ditentukan oleh diagnosis stadium kanker serviks yang diterima. Angka harapan bertahan hidup, setidaknya lima tahun setelah didiagnosis mengalami kanker serviks.

Pencegahan Kanker Serviks

Cara utama untuk mencegah kanker serviks adalah dengan mengurangi risiko terkena kanker serviks, seperti berhubungan seks dengan aman, setia pada pasangan, berhenti merokok, screening rutin pada leher rahim, dan vaksinasi.

Menggunakan kondom ketika berhubungan seksual juga dapat membantu mengurangi risiko tertular HPV. Wanita yang hanya memiliki satu pasangan pun dapat terinfeksi virus ini, jika pasangannya mempunyai banyak pasangan seksual lain.

Screening atau pap smear merupakan metode untuk mendeteksi sel yang berpotensi menjadi kanker, disarankan untuk melakukan tes ini secara teratur. Wanita yang berusia 25-49 tahun, disarankan melakukan tes 3 tahun sekali. Untuk wanita usua 50-64 tahun, disarankan melakukan tes 5 tahun sekali.

Dan bagi Anda yang sedang menderita kanker serviks atau sedang mencari pengobatan kanker serviks, disini kami sarankan untuk mencoba melakukan pengobatan kanker serviks dengan mengkonsumsi obat herbal yang tidak dicampur dengan bahan kimia obat (BKO) sedikitpun.

Sehingga Anda pun akan terbebas dari efek samping, yang sering kali ditimbulkan pada obat kimia. Untuk informasi lebih lengkapnya, silahkan kunjungi ⇒ Obat Kanker Serviks Herbal

Demikian artikel kami seputar Tahapan Stadium Kanker Serviks. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi Anda yang membacanya dan dapat menambah wawasan Anda, agar senantiasa waspada dengan penyakit kanker serviks ini.

Terimakasih telah berkunjung dan salam sehat 🙂

Posted by.

www.obatkankerserviksalami.com

Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks

Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks ,- Menderita kanker serviks membuat Anda harus lebih berhati-hati, khususnya dalam mengkonsumsi makanan. Pasalnya ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita kanker serviks.

Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks

Pantangan Makanan Penderita Kanker ServiksKanker serviks termasuk penyakit berbahaya yang sering menyerang wanita. Dimana kanker ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti merokok, hubungan seks bebas, pengobatan obat-obatan tertentu dan berbagai penyebab lainnya.

Pada tahap awal, kanker jenis ini tidak menimbulkan gejala apapun, biasanya gejala baru akan muncul ketika kanker serviks sudah semakin parah. Karena itu, kebanyakan penderita kanker serviks tidak bisa disembuhkan karena terlambat didiagnosis dan mendapat pengobatan.

Sebagai penderita kanker serviks, tentu Anda harus selalu menjaga kesehatan dan pola makan Anda. Karena itu, Anda juga harus menghindari beberapa pantangan makanan penderita kanker serviks agar penyakit tidak bertambah parah atau kembali kambuh jika memang sudah sembuh.

Inilah 15 Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks

Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks

  1. Makanan dengan Kandungan Lemak Tinggi

Makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi dapat memproduksi hormon estrogen yang dapat memicu munculnya sel kanker serviks dan mempercepat proses pertumbuhan kanker dalam tubuh. Contoh makanan dengan lemak tinggi yaitu makanan yang digoreng, makanan cepat saji, daging olahan, krim susu, dan lainnya.

  1. Makanan Yang Dibakar

Umumnya makanan yang diolah dengan cara dibakar atau dipanggang akan ada bagian yang gosong atau berwarna hitam pada beberapa sisinya. Yang mana bagian tersebut mengandung karsinogen, yaitu senyawa yang memicu berkembangnya sel kanker di dalam tubuh.

Karena itulah, penderita kanker serviks sangat disarankan untuk menghindari atau tidak mengkonsumsi makanan yang dibakar atau digoreng ini. Jika tetap dikonsumsi, hal ini hanya akan membuat kanker serviks semakin bertambah parah dan sel kanker pun semakin menyebar ke bagian tubuh lainnya.

  1. Makanan yang Digoreng

Makanan yang digoreng, utamanya dengan menggunakan minyak yang dipakai berulang kali atau margarine dapat membuat gejala kanker serviks yang dialami semakin bertambah buruk. Margarine dan minyak goreng mempunyai lemak trans yang bersifat karsinogen.

  1. Makanan Kalengan

Makanan yang dikemas khususnya di dalam kaleng tentu mempunyai jangka waktu kadaluarsa yang panjang agar dapat bertahan lama dipajang di toko. Ini artinya, makanan kalengan tersebut telah ditambahkan pengawet yang dosisnya mungkin cukup banyak.

Padahal seperti yang telah diketahui, bahan pengawet merupakan zat kimia yang dapat memicu munculnya sel kanker di dalam tubuh. Dan jika zat ini masuk ke dalam tubuh penderita kanker, khususnya kanker serviks. Penyakit kanker yang di derita akan semakin bertambah parah dan akhirnya sulit untuk disembuhkan.

  1. Ikan Asin

Sama seperti makanan kalengan, ikan asin diawetkan agar bertahan lama. Meskipun pengawetan ikan asin dilakukan secara alami, namun pada prosesnya ikan yang dijemer dibawah sinar matahari akan diberikan garam cukup banyak untuk menghambat aktivitas bakteri sehingga tidak mudah busuk.

Kandungan garam atau natrium yang tinggi ini tentu sangat tidak bagus untuk tubuh, karena dapat memicu kanker. Dan tentu saja ikan asin juga tidak boleh dikonsumsi oleh penderita kanker serviks, karena dapat memicu pertumbuhan sel kanker dan menyebarkannya ke bagian tubuh lain.

  1. Sea Food

Udang, kepiting, cumi, dan kerang mengandung lemak tinggi. Yang mana lemak tinggi ini dapat merangsang berkembangnya sel kanker dalam tubuh. Karena itulah penderita kanker, utamanya kanker serviks dianjurkan untuk menghindari makanan yang satu ini.

  1. Makanan dan Minuman Yang Mengandung Gula Tinggi

Pada dasarnya gula dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi. Tetapi jika dikonsumsi berlebihan, gula dapat menjadi sumber penyakit seperti penyakit diabetes dan kanker serviks pada wanita. Kue, sirup, minuman bersoda dan permen merupakan contoh makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi.

  1. Daging

Beberapa jenis daging seperti daging sapi dan unggas, sebaiknya dihindari penderita kanker serviks. Daging sapi dan daging lainnya mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, sehingga tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Sedangkan daging unggas, kebanyakan disuntik hormon yang membuatnya cepat besar. Dan jika hormon tersebut masuk ke dalam tubuh manusia, dapat mengakibatkan pertumbuh sel yang abnormal sehingga muncullah kanker serviks.

  1. Minuman dengan Kandungan Alkohol

Bukan rahasia umum lagi, jika alkohol sangat tidak baik bagi tubuh. Karena dapat memicu serangan berbagai penyakit termasuk kanker serviks. Mengkonsumsi alkohol berlebih dalam jangka waktu yang panjang akan meningkatkan resiko terkena penyakit kanker.

Selain itu, alkohol juga dapat mempercepat proses perkembangan dan pertumbuhan sel kanker, khususnya sel kanker serviks. Hal ini tentu saja akan membuat penyakit kanker yang diderita semakin sulit untuk disembuhkan.

  1. Soda dan Minuman Berkarbonasi Lainnya

Selain bersifat karsinogen, soda dan minuman berkarbonasi ini mempunyai kadar gula yang cukup tinggi. Konsumsi minuman jenis ini hanya akan menyebabkan kanker serviks yang diderita semakin bertambah parah.

  1. Jenis Sayuran Tertentu

Ada beberapa jenis sayuran yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita kanker serviks, seperti tauge yang mengandung hormon pertumbuhan dan memicu tumbuhnya sel kanker, cabai yang dapat mengurangi kadar oksigen didalam tubuh, sawi dan kangkung juga tidak boleh dikonsumsi karena dapat mengurangi kinerja obat kanker serviks.

  1. Jenis Buah Tertentu

 Beberapa jenis buat seperti lengkeng, durian, anggur, nangka, nanas, dan duku diduga dapat memicu kontribusi berkembangnya bibit sel kanker serviks, sehingga buah tersebut sebaiknya dihindari khususnya oleh orang yang sedang menderita kanker serviks.

  1. Minuman Ringan (Softdrink)

Minuman ringan atau softdrink dapat mengganggu kelancaran peredaran darah dan merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh pun menurun.

  1. Keripik Kentang

Tidak hanya mengandung zat karsiogenik, namun keripik kentang juga mengandung lemak jenuh yang dihasilkan dari prosesn penggorengan. Sehingga keripik kentang hanya akan menyebabkan gejala kanker serviks yang dialami semakin bertambah parah.

  1. Popcorn yang Dimasak Dengan Microwave

Microwave dilapisi dengan bahan kimia yang berguna untuk menjaga makanan tetap segar ketika dimakan. Bahan kimia yang ada pada popcorn juga dapat mengakibatkan kerusakan pada paru-paru dan memicu terjadinya kanker.

Itulah Pantangan Makanan Penderita Kanker Serviks yang sebaiknya Anda hindari. Bahkan jika bisa tidak dikonsumsi sama sekali. Karena jika tetap dikonsumsi hanya akan membuah penyakit kanker serviks Anda semakin bertambah parah dan akhirnya akan sulit untuk disembuhkan.

Terimakasih telah berkunjung dan menyimak artikel sederhana kami. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan dapat menambah pengetahuan Anda. Salam Sehat 🙂

Posted by : Obat Kanker Serviks Alami

Biaya Operasi Kanker Serviks

Perkiraan Biaya Operasi Kanker Serviks Saat Ini 2018

Biaya Operasi Kanker Serviks ,- Kanker serviks merupakan penyakit mematikan yang menjadi penyebab utama kematian wanita di dunia. Dimana jumlah penderita kanker serviks setiap tahunnya selalu meningkat, utamanya di negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Berbagai pengobatan kanker serviks pun telah di rekomendasikan oleh dokter, yang salah satunya yaitu pengobatan dengan cara operasi. Yang mana melakukan operasi ini tidaklah mudah dan murah. Lalu berapa Biaya Operasi Kanker Serviks saat ini ?? Berikut kami berikan ulasan lengkapnya untuk Anda.

Biaya Operasi Kanker Serviks

Kanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh virus HPV dan menyerang pada leher rahim wanita. Dimana leher rahim ini berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. semua wanita dari segala usia berisiko menderita kanker serviks. Namun, kanker ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Pada awalnya, kanker serviks tidak menimbulkan gejala. Gejala kanker serviks yang paling umum yaitu adanya pendarahan pada vagina setelah berhubungan seksual, di luar masa menstruasi atau setelah menopause.

Meski demikian keluarnya darah dari vagina, belum berarti Anda menderita kanker serviks. Karena kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Untuk itu, ada baiknya segera periksa diri Anda ke dokter, jika Anda mencurigai terkena kanker serviks.

Kebanyakan kanker serviks ditangani dengan cara operasi. Yang mana operasi ini bertujuan untuk mengangkat sel kanker yang ada di leher rahim. Melakukan operasi ini jelas bukanlah perkara mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan seperti biaya operasi, efek samping pasca operasi, luka bekas sayatan dan lainnya.

Kisaran Biaya Operasi Kanker Serviks 2018

Biaya Operasi Kanker Serviks bervariasi, tergantung pada jenis operasi yang dilakukan dan rumah sakit yang dipilih. Berikut kisaran biaya operasi kanker serviks saat ini :

  • Operasi level 1 : Rp. 19.800.000
  • Operasi level 2 : Rp. 30.000.000
  • Operasi level 3 : Rp. 32.200.000
  • Operasi level 4 : Rp. 35.500.000
  • Operasi level 5 : Rp. 37.800.000
  • Operasi level 6 : Rp. 42.800.000

Dana yang besar dalam melakukan satu kali operasi kanker serviks termasuk mahal. Utamanya jika pasien mengalami kesulitan finansial, tentu akan sulit dalam melakukan rangkaian operasi tersebut.

Selain biaya yang dikeluarkan tergolong sangat mahal. Pasien kanker serviks juga perlu mempertimbangkan efek samping yang sering kali muncul pasca operasi.

Efek Samping Pasca Operasi Kanker Serviks

Histerektomi adalah operasi pengangkatan rahim wanita yang banyak dilakukan ketika kanker serviks memasuki stadium awal. Agar kanker tidak datang lagi, radioterapi juga mungkin perlu dilakukan. Efek samping yang dapat dialami setelah melakukan operasi kanker serviks, yaitu :

  • Infeksi.
  • Pendarahan.
  • Penggumpalan darah.
  • Ketidakmampuan menahan kencing.
  • Vagina lebih pendek dan lebih kering.
  • Risiko cedera pada ureter, kandung kemih, dan rektum.
  • Pencernaan dalam usus terhalang karena adanya penumpukan bekas luka.
  • Pembengkakan pada lengan dan kaki karena penumpukan cairan atau limfedema.

Namun Anda tidak perlu khawatir. Karena sekarang telah hadir pengobatan kanker serviks tanpa operasi dan tanpa biaya yang mahal, yang pastinya tidak akan menimbulkan efek samping berbahaya bagi kesehatan tubuh.

KABAR BAIK !!! Telah Hadir Walatra Zedoril 7 – Obat Kanker Serviks Alami Manjur

Terbuat Dari Perpaduan 3 Bahan Alami Yakni Daun Sirsak, Kulit Manggis dan Daun Sirih

Alternatif Terbaik Dalam Mengobati Kanker Serviks Secara Alami Tanpa Operasi dan Tanpa Efek Samping

Biaya Operasi Kanker Serviks

Harga : Rp. 400.000,- (belum ongkir)
Kode Produk : WZKS
Isi : 100 Kapsul
Aturan Konsumsi :
3 Kali Sehari 2 Kapsul Sekali Konsumsi
Untuk Informasi dan Pemesanan Silahkan Hubungi ⇓
0813-2304-4111 (Telp / Sms / Wa)

Informasi Lebih Lengkap ⇒ KLIK DISINI

Demikian artikel singkat kami tentang Biaya Operasi Kanker Serviks. Terimakasih banyak telah berkunjung dan menyimak artikel sederhana ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan salam sehat 🙂

Posted by.

www.obatkankerserviksalami.com

Wajib Tahu! Inilah Penyebab Kanker Serviks Paling Utama

Ketahui Penyebab Kanker Serviks Paling Utama

Penyebab Kanker Serviks Paling Utama ,- Sangat penting bagi kita para wanita untuk mengetahui penyebab utama kanker serviks, utamanya jika kita para wanita sangat rentan terkena jenis kanker yang ganas dan berbahaya ini.

Kanker serviks termasuk jenis kanker yang sangat berbahaya karena banyak penderita yang meninggal akibat kanker yang satu ini. Dimana angka kematian akibat kanker serviks tergolong cukup tinggi.

Penyebab Kanker Serviks Paling Utama

Di Indonesia, kanker serviks menempati posisi ketiga penyebab kematian setelah kanker payudara dan kanker kolorektal. Angka kematian yang tinggi tersebut dikarenakan terlambatnya penanganan, mengingat kanker serviks tidak dapat dikenali dan tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Untuk itu, sangat penting bagi kita para wanita untuk mengetahui apa saja Faktor Penyebab Kanker Serviks Paling Utama.

Penyebab Terjadinya Kanker Serviks

Kanker serviks terjadi ketika sel-sel yang sehat mengalami mutasi genetik atau perubahan pada DNA. Dimana mutasi ini dapat mengubah sel normal menjadi sel abnormal.

Sel normal akan tumbuh dan berkembang biak pada kecepatan tertentu, sementara sel abnormal akan tumbuh dan berkembang biak tanpa terkendali.

Jumlah sel abnormal yang terus bertambah tanpa terkendali akan membentuk tumor dan sel kanker yang muncul pun akan menyerang jaringan di sekitarnya. Sel ini dapat melepaskan diri dari lokasi awal danemnyebar ke bagian tubuh lainnya, proses ini disebut dengan metastasis.

Hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papillomavirus), yang mana virus ini terdapat lebih dari 100 jenis dan sekitar 10 jenis HPV menyebabkan kanker serviks. Dua jenis yang paling umum yaitu HPV 16 dan HPV 18, jenis ini menjadi penyebab kanker serviks pada 70% wanita.

Kebanyakan virus HPV menyebar melalui hubungan seksual yang terjadi kontak langsung antara kulit kelamin, membran mukosa, atau pertukaran cairan tubuh, dan melalui seks oral. Setelah memulai hubungan seksual, diperkirakan 33% wanita akan terinfeksi HPV.

Siapa yang berisiko terkena kanker serviks ?

Setiap wanita dapat mengalami kanker serviks, meski demikian terdapat beberapa faktor yang meningkatkan resiko seorang wanita terkena kanker serviks, diantaranya :

  • Sering bergonta-ganti pasangan seksual

Umumnya virus HPV ditularkan melalui hubungan seksual. Untuk itu, bagi wanita yang sering bergonta-ganti pasangan sangat rentan tertular virus HPV.

Selain itu, sebuah penelitian membuktikan bahwa seorang wanita yang memiliki  partner seksual lebih dari 6 orang, memiliki risiko 10 kali lipat terserang kanker serviks.

  • Melakukan hubungan seksual pada usia dini

Jika Anda pernah melakukan hubungan seksual pada usia yang masih muda (dibawah 17 tahun), dimana pada usia ini sel belum tumbuh dengan sempurna, maka Anda memiliki resiko 2x lebih besar terserang kanker serviks.

  • Kebiasaan merokok

Wanita yang sering merokok memiliki resiko tinggi terkena kanker serviks atau kanker leher rahim. Karena zat nikotin yang ada pada setiap batang rokok dapat memicu terjadinya kanker termasuk kanker serviks.

  • Sistem imun tubuh yang lemah

Saat seorang wanita terkena infeksi virus HPV, hal ini tidak akan secara langsung menyebabkan kanker serviks ketika ia memiliki sistem imun yang kuat. Namun sebaliknya, jika sistem imun lemah akan memudahkan wanita terkena infeksi virus HPV.

  • Penggunaan Pil KB

Menggunakan pil KB dalam jangka panjang akan berdampak pada kesehatan Anda. Beberapa riset menunjukkan bahwa mengkonsumsi pil KB lebih dari 5 tahun akan meningkatkan resiko tinggi terkena kanker serviks. Daru riset yang dilakukan, resiko akan turun sendirinya setelah konsumsi pil KB

  • Riwayat Keluarga

Jika Anda memiliki keluarga yang terkena kanker serviks. Setidaknya risiko Anda untuk terkenan kanker serviks akan meningkat 2x lipat dibandingkan dengan yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan kanker ini. Hal ini karena kelurga memiliki sistem imun yang sama, daya tahan tubuh dan faktor terinfeksi yang sama.

  • Melahirkan anak

Semakin banyak anak yang dilahirkan seorang wanita, maka resiko menderita kanker serviks semakin tinggi. Karena perubahan hormon ketika sedang hamil membuat leher rahim lebih rentan terkena infeksi HPV.

Jika Anda memiliki faktor-faktor resiko kanker serviks diatas, Anda harus waspada. Sebaiknya lakukan pencegahan kanker serviks agar Anda terhindar dari penyakit kanker yang satu ini.

Cara Mencegah Kanker Serviks

Langkah pertama untuk mencegah kanker serviks yakni dengan melakukan tes pap smear secara berkala. Dimana dengan tes pap smear ini, Anda akan tahu apakah Anda terkena kanker serviks atau tidak. Sehingga upaya pencegahan lainnya pun dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Berikut beberapa cara mencegah kanker serviks yang bisa Anda lakukan yaitu :

  • Berhenti merokok.
  • Berhubungan seksual dengan aman, setia pada pasangan.
  • Melakukan vaksinasi HPV untuk mencegah terjadinya infeksi virus HPV.
  • Gunakan kondom ketika berhubungan seksual untuk mengurangi resiko tertular HPV.

Tidak hanya dengan cara-cara diatas, menerapkan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga pun dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker serviks. Yang mana cara ini juga dapat mencegah Anda agar terhindar dari jenis kanker lainnya seperti leukimia.

By Post :

Obat Kanker Serviks Alami

Mengenal Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal

Wajib Tahu! Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal

Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal ,- Kanker serviks merupakan kanker yang banyak menyerang wanita, dimana lebih dari 21 ribu kasus kematian pada wanita disebabkan oleh kanker serviks. Sebenarnya, kanker ini dapat disembuhkan jika dideteksi sejak dini yaitu pada stadium awal.

Tapi banyak wanita yang tidak menyadari atau bahkan menyepelekan tanda yang mereka alami. Untuk itu, penting bagi para wanita mengetahui Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal, agar kita para wanita senantiasa waspada dengan penyakit kanker yang satu ini.

Lalu, apa saja Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal yang harus diwaspadai wanita ?

Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal

Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi pada sel-sel leher rahim yang terhubung ke vagina. Sebagian besar kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) yang dapat mudah menular melalui hubungan seksual atau kontak langsung kulit ke kulit di area genital.

Umumnya Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal tidak begitu terlihat, hal ini karena kanker serviks pada stadium awal tidak menunjukkan gejala hingga tumor terbentuk. Tumor kemudian dapat mendorong organ di sekitar dan menganggu sel-sel sehat. Tidak hanya itu, sel kanker pada tahap ini juga dapat menyebar ke jaringan sekitarnya.

Meskipun tidak begitu jelas, Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal dapat ditandai dengan gejala seperti :

Pendarahan Vagina yang Tidak Wajar
Adanya pendarahan pada vagina yang tidak wajar merupakan gejala awal dari kanker serviks. Yang mana gejala ini dapat berupa muncul pendarahan padahal tidak sedang haid, menstruasi yang lebih panjang, pendarahan setelah atau sebelum berhubungan seks, setelah menopause, setelah buang air besar, atau setelah pemeriksaan panggul.

Keputihan yang Tidak Normal
Selain pendarahan, keputihan yang berair dan bercampur darah atau keputihan yang memiliki bau busuk, berwarna jernih / kecoklatan juga dapat menjadi Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal.

Nyeri pada Bagian Panggul
Apakah Anda sering merasa sakit atau nyeri pada area panggul ? Jika ya, jangan disepelekan rasa sakit tersebut. Meskipun nyeri pada bagian panggul merupakan hal biasa ketika memasuki masa haid. Namun, jika Anda merasakan nyeri panggul ketika berhubungan seksual, maka kondisi tersebut dapat menjadi Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal.

Kelelahan yang Berlebihan
Kelelahan merupakan salah satu gejala umum pada orang yang mengalami penyakit kronis seperti kanker serviks. Hal ini terjadi karena sel-sel kanker yang tumbuh, sedikit demi sedikit mengambil energi dan cadangan makanan tubuh penderita. Namun biasa juga terjadi akibat dari zat-zat beracun yang dihasilkan oleh sel kanker.

Kehilangan Nafsu Makan
Hampir semua jenis kanker akan membuat penderitanya tidak nafsu makan. Hal ini karena zat-zat toksin yang dihasilkan oleh sel-sel kanker atau bahkan efek samping dari kemoterapi.

Mengalami Perubahan Jadwal BAB
Perubahan jadwal BAB dapat menjadi gejala suatu penyakit, termasuk kanker serviks. Kondisi ini dapat terjadi, jika benjolan / tumor kanker sudah cukup besar dan menekan usus, sehingga membuat penderitanya kesulitan untuk BAB.

Penurunan Berat Badan
Tidak hanya sebagai Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal. Tetapi, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas juga dapat menjadi indikasi adanya penyakit kanker lain.

Nyeri atau Bengkak Pada Kaki
Ketika sel kanker sudah menyebar hingga ke kelenjar getah bening yang ada pada lipatan paha, maka pembengkakan pada kaki dapat terjadi. Hal ini karena aliran limfatik (getah bening) terhambat. Kaki bengkak juga dapat terjadi sebagai akibat dari penyakit gagal ginjal.

Sebenarnya agak sulit untuk mengenali Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal, karena biasanya pada stadium awal, kanker tidak menimbulkan gejala yang khas. Maka dari itu, pemeriksaan diri ke dokter adalah langkah terbaik yang dapat Anda lakukan.

Menjaga kebersihan organ kewanitaan dan melakukan gaya hidup sehat seperti menjaga pola makan bernutrisi seimbang, tidak merokok dan minum alkohol, mengelola stress. Serta menggunakan kondom ketika berhubungan seksual dapat membantu untuk mengurangi risiko Anda tertular HPV.

Bagi Anda yang mencari pengobatan kanker serviks atau telah terdiagnosis menderita kanker serviks, disini kami rekomendasikan kepada Anda untuk mencoba pengobatan dengan mengkonsumsi Obat Kanker Serviks Alami yakni Walatra Zedoril 7 yang terbukti ampuh dan aman tidak menimbulkan efek samping serta tidak menyebabkan ketergantungan.

Demikian artikel sederhana kami tentang Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal yang dapat disampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan salam sehat 🙂

Posted by :

www.obatkankerserviks.com