Cara Mendeteksi Kanker Serviks Dengan IVA

Cara Mendeteksi Kanker Serviks Dengan IVA ,- Selain pap smear, untuk mendeteksi kanker serviks juga dapat dilakukan dengan tes IVA (inspeksi visual asam asetat).

Dimana tes IVA ini, cenderung lebih murah karena pemeriksaan dan hasil diolah langsung, tanpa harus menunggu hasil laboratorium.

Cara Mendeteksi Kanker Serviks Dengan IVA

Mengenal Tes IVA Sebagai Deteksi Dini Kanker Serviks

Tidak seperti pap smear yang lebih dikenal, tes IVA (inspeksi visual asam asetat) mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat.

Sesuai dengan namanya, tes IVA dilakukan dengan menggunakan asam asetat atau asam cuka dengan kadar 3-5%, yang kemudian diusapkan pada leher rahim (serviks). Setelah itu, hasilnya akan langsung keluar, apakah terdeteksi ada sel kanker atau tidak.

Ketika serviks terkena sel kanker, maka jaringan ini akan terlihat luka dan berubah menjadi putih atau bahkan mengeluarkan darah ketika diberikan asam asetat. Sedangkan pada serviks yang normal, tidak akan menunjukkan perubahan apapun.

Tes IVA dianggap sebagai pemeriksaan awal yang efektif dan murah untuk mendeteksi kanker serviks. Karena tes IVA tidak membutuhkan waktu dan pengamatan laboratorium lagi untuk mengetahui hasilnya. Disamping itu, tes IVA juga aman dilakukan kapan pun.

Biaya Tes IVA Saat Ini

Demi menjaga kesehatan tubuh dari kemungkinan serangan kanker, ada baiknya wanita melakukan tes pada usia 35-55 tahun. Karena pada usia tersebut, wanita rentan terkena penyakit kanker serviks.

Karena alasan ini, penting bagi wanita untuk melakukan tes IVA sebagai cara mendeteksi dini dari serangan kanker serviks.

Biaya pemeriksaan tes IVA sendiri sangat terjangkau yakni hanya sekitar RP. 25.000 saja dan dapat dilakukan di Puskesmas terdekat.

Bila di rumah sakit, biaya melakukan tes ini sekitar Rp. 125.000 sampai Rp. 200.000. Tetapi, jika ingin di rumah sakit, Anda harus memastikan jika di rumah sakit tersebut memiliki spesialis kandungan.

Metode lain untuk mendetksi kanker serviks yaitu pap smear, yang pemeriksaannya memerlukan biaya sekitar Rp. 125.000.

Yuk! Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

Kanker serviks menjadi satu-satunya jenis kanker yang dapat dicegah, dimana Anda bisa menghindari virus HPV (penyebab utama kanker serviks) dan membuat tubuh kebal dari virus tersebut, caranya dengan melakukan vaksinasi HPV.

Vaksin HPVVaksin HPV terbukti dapat mencegah wanita dari kanker serviks, bahkan disebutkan oleh National Cancer Institute, Amerika Serikat bahwa vaksin HPV dapat mencegah 97% kasus kanker serviks pada wanita.

Namun penting untuk Anda ketahui, jika vaksin ini hanya efektif bila Anda belum terinfeksi HPV. Itulah mengapa vaksin HPV disarankan untuk dilakukan sebelum Anda aktif secara seksual.

Tidak hanya wanita saja, laki-laki juga dapat membawa HPV. Karena itu, laki-laki juga perlu mempertimbangkan untuk menerima vaksin ini.

Pemeriksaan berkala merupakan cara lain untuk mencegah kanker serviks. Pasalnya pada tahap awal kanker serviks tidak menimbulkan gejala, sehingga biasanya kanker baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut dimana sel kanker sudah menyebar.

Menerapkan pola hidup sehat juga penting untuk Anda lakukan. Karena dengan pola hidup sehat tentu akan sangat menunjang aktivitas dan kegiatan kita sehari-hari.

Cara Mendeteksi Kanker Serviks Dengan IVA

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*