Ciri-Ciri Kanker Ovarium Yang Berbahaya

Ciri-Ciri Kanker Ovarium Yang Berbahaya ,- Kanker ovarium termasuk jenis kanker yang kehadirannya sering tiba-tiba dengan gejala yang cenderung ย tidak terdeteksi hingga sudah terlanjur menginjak stadium akhir.

Karena itu, penting bagi setiap wanita untuk mewaspadai gejala atau ciri-ciri kanker ovarium yang bisa menyerang kapan saja. Maka simaklah sampai tuntas !!

Ciri-Ciri Kanker Ovarium Yang Berbahaya

Kanker ovarium adalah jenis kanker yang tumbuh dan berkembang di dalam indung telur (ovarium). Kanker ini menduduki posisi ketujuh diantara jenis-jenis kanker yang paling umum menyerang wanita dan paling sering terjadi pada wanita yang berusia diatas 50 tahun.

Penyebab dibalik tumbuhnya sel kanker pada ovarium ini belum diketahui secara pasti. Namun, pada ahli menduga jika sel kanker tumbuh karena adanya perubahan gen pada tubuh yang menyebabkan sel-sel normal berkembang menjadi sel kanker.

Selanjutnya sel kanker tersebut akan menduplikasi diri dan membentuk tumor. Disamping itu, sel kanker ini juga akan menyerang sel-sel sekitarnya dan menyebat ke organ lainnya.

Pada tahap awal, kanker ovarium jarang menimbulkan gejala atau ciri. Meskipun ada, gejalanya menyerupai konstipasi atau gejala pada iritasi usus. Karena itu, kanker ovarium biasanya baru terdeteksi ketika kanker sudah menyebar ke dalam tubuh.

Walaupun demikian, Anda tetap perlu waspada jika mengalami beberapa ciri atau gejala yang mengindentifikasi adanya kanker ovarium di dalam tubuh.

Ciri-Ciri Kanker Ovarium Yang Berbahaya

  1. Perut Kembung

Hati-hati bila Anda mengalami perut kembung dan penuh, bahkan ketika Anda tidak makan terlalu banyak atau minum terlalu banyak. Meskipun terlihat sepele, namun siapa sangka jika perut kembung merupakan salah satu ciri kanker ovarium yang sering terjadi.

Bila Anda mengalami perut kembung yang tidak beralasan dalam kurun waktu lama, sebaiknya segera periksa diri ke dokter dan lakukan tes secepatnya.

  1. Kram Perut

Selain perut kembung, ciri khas lain dari kanker ovarium yaitu mengalami kram seperti sedang menstruasi. Sebagian wanita yang sudah biasa merasakan kram menstruasi, mungkin hanya akan menganggap ini hal biasa yang akan cepat hilang.

Namun justru kram perut ini harus diwaspadai karena berpotensi menandakan kanker ovarium. Hal ini karena tumor yang tumbuh di daerah panggul akan mengakibatkan rasa sakit di perut bagian bawah.

  1. Mudah Merasa Kenyang

Rasa kenyang yang berlebihan, khususnya bila Anda belum makan atau hanya makan sedikit saja bisa menjadi ciri adanya kanker ovarium. Hal ini karena asites atau penumpukan cairan pada perut akan membuat penderita merasa kembung dan kenyang lebih cepat.

Sehingga penderita pun sering kehilangkan nafsu makan dan biasanya hanya mampu menghabiskan setengah porsi makan saja.

  1. Sakit Punggung

Kanker ovarium dapat menyebabkan nyeri punggung akibat penumpukan cairan dan penyebaran sel kanker ke area perut dan punggung. Akibatnya, jaringan-jaringan pada punggung bagian bawah kulit akan terganggu dan menimbulkan rasa nyeri.

Segera periksa ke dokter jika Anda mengalami sakit punggung tanpa alasan yang jelas. Utamanya jika sakit punggung tersebut tidak berhubungan dengan aktivitas fisik yang berat atau melelahkan.

  1. Sering Buang Air Kecil

Sering mengalami buang air kecil dapat menjadi ciri dari banyak penyakit, salah satunya kanker ovarium. Hal ini karena sel kanker ovarium yang telah membesar dapat menekan dinding kandung kemih bagian luar, sehingga penderita pun akan lebih sering buang air kecil.

Jika Anda sering buang air kecil secara berlebihan, hingga lebih dari 4 kali dalam satu jam. Sebaiknya segera periksa ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan pengobatan secepatnya.

  1. Gangguan Pencernaan

Ciri lain dari kanker ovarium yaitu muncul gangguan pencernaan yang mirip dengan gejala sakit maag atau penumpukan gas di perut.

Pada beberapa kasus, gangguan pencernaan dirasakan selama enam bulan sebelum kanker ovarium didagnosis. Kondisi ini sering terjadi pada penderita yang mengalami ketidaknyamanan di bagian perut akibat perut kembung dan sembelit.

  1. Pendarahan Vagina

Pendarahan dari vagina dapar terjadi bila sel kanker mulai berkembang dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Bila Anda mengalami pendarahan vagina padahal tidak sedang menstruasi, bisa jadi itu pertanda kanker ovarium.

Selain itu, pada satu kasus wanita yang menderita kanker ovarium di usia 53 tahun, ia kembali mengalami menstruasi setelah 9 bulan menopause. Karena itu, hati-hati bila Anda mengalami pendarahan yang tidak wajar, utamanya jika sudah memasuki masa menopause.

Apabila Anda merasakan ciri-ciri kanker ovarium ini, sebaiknya jangan menunda untuk periksa diri ke dokter. Karena hanya menduga-duga dari informasi di situs internet saja tidak cukup. Anda memerlukan ahli medis untuk memastikan apa penyebab dari ciri-ciri tersebut.

Mengingat kanker ovarium sebagai salah satu penyakit berbahaya yang perlu diwaspadai setiap wanita. Anda perlu menerapkan pola hidup sehat agar dapat terhindar dari risiko terkena kanker ini.

Demikianlah informasi ini kami sampaikan. Semoga informasi terkait ciri-ciri kanker ovarium yang berbahaya ini dapat bermanfaat bagi Anda.

**Terimakasih Telah Berkunjung dan Salam Sehat ๐Ÿ™‚

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*