Waspada! Ini 6 Penyakit Yang Ditimbulkan Virus HPV

Penyakit Yang Ditimbulkan Virus HPV

Penyakit Yang Ditimbulkan Virus HPV ,- HPV merupakan virus yang dapat menyebabkan munculnya kutil di berbagai bagian tubuh. virus ini sering hidup pada sel-sel kulit dan mempunyai lebih dari 100 jenis.

Dan sekitar 60 jenis HPV menyebabkan kutil yang biasanya menginfeksi kaki atau tangan. Sedangkan 40 lainnya dapat mengakibatkan terjadinya kutil pada kelamin.

Selain kutil, HPV juga dapat menyebabkan kanker serviks. Yang mana kanker ini disebabkan oleh jenis HPV 16 dan HPV 18. WHO (World Health Organisation) memperkirakan sekitar 70% kanker serviks disebabkan oleh kedua jenis ini.

Penyakit Yang Ditimbulkan Virus HPV

Cara Penularan HPV

Kebanyakan HPV menular melalui sentuhan langsung kulit ke kulit orang yang terinfeksi. Virus HPV juga dapat menular melalui benda yang telah terkontaminasi virus ini.

Melakukan hubungan seksual yang tidak sehat merupakan salah satu cara penularan HPV pada kelamin, seperti melakukan kontak langsung dengan kulit kelamin, pertukaran cairan tubuh, seks oral atau anal seks.

Umumnya orang yang terinfeksi HPV tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga penularan akan sangat mudah terjadi. Karena itu, diperlukan pencegahan dan deteksi dini untuk mengetahui apakah virus ini ada dalam tubuh atau tidak, khususnya bagi Anda yang aktif secara seksual.

#Penyakit Yang Ditimbulkan Virus HPV

Infeksi virus HPV dapat mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan, mulai dari yang sifatnya ringan hingga ganas seperti kanker. Berikut beberapa penyakit yang ditimbulkan virus HPV yakni :

  1. Kutil Kelamin

Kutil kelamin merupakan infeksi HPV yang paling umum terjadi, dimana penyakit ini ditandai dengan benjolan kecil seperti jerawat dan bisa juga berukuran besar seperti bisul. Benjolan ini dapat muncul satuan atau bahkan berkelompok.

Pada pria, kutil kelamin biasanya terjadi di bagian luar penis pada skrotum atau di sekitar anus. Sementara pada wanita, kutil kelamin dapat terjadi di sekitar anus, pada vulva, vagina, atau leher rahim.

Umumnya infeksi pada kutil kelamin ini sudah terjadi 2 sampai 3 bulan lalu, namun terkadang gejala pertama muncul setelah bertahun-tahun terinfeksi HPV. Dan kebanyakan penderita tidak menyadari penyakit ini sampai mereka memeriksakan keluhannya ke dokter.

  1. Kanker Serviks

Kanker serviks termasuk jenis kanker penyebab kematian wanita nomor dua setelah kanker payudara. Dimana kanker ini terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh secara tidak terkendali pada leher rahim.

Pada tahap awal, kanker serviks tidak menimbulkan gejala khas. Sehingga banyak wanita yang kurang memperhatikan. Tidak jarang kanker ini baru diketahui pada stadium lanjut dan penanganan yang dilakukan mungkin sudah terlambat.

Karena itu, setiap wanita yang telah menikah dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan pap smear sebagai langkah awal untuk mendeteksi keabnormalan sel pada serviks yang bisa berubah menjadi kanker.

  1. Kanker Vagina

Kanker vagina termasuk kanker langka yang paling sering terjadi pada sel yang melapisi permukaan vagina. dimana kanker ini tidak menimbulkan gejala pada stadium awal. Namun seiring dengan berjalannya waktu serangkaian gejala pun dapat muncul.

Salah satu gejala kanker vagina yang terjadi yaitu pendarahan dari vagina yang tidak biasa, seperti setelah melakukan hubungan intim atau setelah menopause. Munculnya benjolan di vagina, sering buang air kecil, sembelit, dan nyeri panggul merupakan gejala kanker vagina lainnya.

  1. Kanker Penis

Sama seperti kanker vagina, kanker penis termasuk jenis kanker yang jarang terjadi. Meski demikian, kanker anus dapat diatasi jika terdeteksi pada stadium awal. Para ahli menduga bahwa orang yang tidak disunat lebih berisiko menderita kanker ini.

Munculnya sel kanker pada penis dapat terjadi jika ada cairan yang terjebak di bagian ujung penis dan tidak dibersihkan dengan benar. Disamping itu, kanker penis juga dapat terjadi karena infeksi virus HPV.

Tanda awal menderita kanker penis yaitu adanya benjolan kecil di ujung penis, ujung penis membengkak, penis terasa sakit, dan muncul bau tidak sedap yang berasal dari ujung kulit penis. Penting untuk periksa kesehatan penis Anda jika mengalami tanda-tanda tersebut.

  1. Kanker Anus

Kebanyakan kanker anus terjadi pada pria yang berusia kurang dari 35 tahun. Hal ini mungkin disebabkan oleh kecenderungan berhubungan seks anal yang dapat memicu perkembangan kanker anus.

Melakukan seks anal dapat meningkatkan risiko tertular infeksi virus HPV ke anus. Selain itu, orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah juga rentan terkena jenis kanker ini.

Terjadi pendarahan pada anus atau BAB berdarah merupakan gejala khas dari kanker anus. Dimana gejala ini, sering disertai dengan rasa gatal atau nyeri pada anus. Gejala lainnya berupa benjolan di dekat anus dan adanya cairan abnormal yang keluar dari anus.

  1. Kanker Tenggorokan

Jenis kanker lain yang dapat terjadi akibat infeksi HPV yaitu kanker tenggorokan, dimana kanker ini terjadi ketika sel-sel pada area tenggorokan tumbuh dan berkembang secara tidak terkendali. Kanker ini lebih sering menyerang pria dibandingkan wanita.

Gejala kanker tenggorokan cenderung mirip dengan gangguan kesehatan lainnya, seperti sulit menelan, nyeri tenggorokan, batuk kronis, dan benjolan yang tidak kunjung sembuh. Sehingga untuk memastikannya, Anda perlu konsultasi ke dokter terkait keluhan yang Anda alami.

Cara Mencegah Infeksi HPV

Mengingat banyak sekali penyakit yang disebabkan oleh HPV, maka Anda disarankan untuk melakukan pencegahan terhadap virus ini. Terlebih lagi, infeksi HPV sering tidak menimbulkan gejala sehingga penanganan pun sering kali terlambat.

Cara efektif untuk mencegah infeksi HPV yaitu dengan melakukan vaksinasi HPV. Dimana vaksin ini akan melindungi tubuh Anda dari risiko terinfeksi penyakit-penyakit berbahaya yang mungkin disebabkan oleh virus HPV.

Semakin muda usia seseorang mendapatkan vaksin HPV, maka semakin tinggi pula tingkat efektivitas vaksin ini. Anak perempuan disarankan untuk mendapatkan vaksin mulai usia 9 tahun.

Tetapi jika Anda sudah dewasa, tetap tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan vaksin ini, asalkan bagi Anda yang sudah melakukan hubungan seksual dianjurkan untuk melakukan tes pap smear sebelum melakukan vaksinasi.

Seperti pepatah lawas “Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati”. Karena itu, sebelum Anda terinfeksi HPV. Ada baiknya Anda lakukan pencegahan HPV agar Anda terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya yang ditimbulkan virus ini.

By Post. obatkankerserviksalami.com

I  K  L  A  N

Telah Hadir Produk Herbal Khusus Kanker Yang Ampuh Sembuhkan Kanker Hingga Tuntas
Hanya Dengan Rp. 400.000 @Isi 100 Kapsul

#GRATIS ONGKIR KE SELURUH DAERAH INDONESIA

Obat Kanker Serviks Alami Manjur


Zedoril 7 hadir untuk membantu para penderita kanker untuk sembuh dari penyakit yang diderita. 100% aman untuk digunakan (Telah Berlegalitas BPOM RI dan memiliki sertifikat HALAL dari MUI). Berbahan dasar alami yang tidak dicampur dengan bahan kimia sedikitpun, sehingga tidak menimbulkan efek samping ketika mengkonsumsi produk herbal ini.

Disclaimer : Manfaat yang di rasakan oleh setiap orang dapat berbeda-beda, tergantung tingkat kronis penyakit dan kondisi tubuh masing-masing. Lebih intens lakukan pengobatan Zedoril 7  sesuai dengan aturan, maka Insya Alloh lebih cepat sembuh.

1 Trackback / Pingback

  1. Manfaat Keladi Tikus Dalam Pengobatan Kanker Serviks

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*